Bagaiman Cara Pengelolaan Sampah di Indonesia? Yuk Kita Cari Tahu.
Sumber : megapolitan.okezone.com
Jakarta (28/1/2023) – Semakin banyaknya penduduk semakinbanyak pula sampah yang menumpuk, seperti di Indonesia yang mempunyai populasi manusia yang banyak sehingga tidak dapatlepas dengan yang namanya sampah. Sampah sudah tercemardimana-mana. Masyarakat Indonesia sudah lalai denganmembuang sampah pada tempatnya. Banyak orang yang membuang sampah sembarangan, seperti di aliran air, sungai, sisi jalan, lahan kosong, dan sebagainya. Hal tersebut dapatmengakibatkan limbah yang berbahaya bagi warga sekitar danmenyebabkan banjir.
Di Jakarta, sudah banyak TPA (Tempat Pembuangan Awal), dimana PPSU mngambil sampah menggunakan mobil bak laludikumpulkan dari rumah warga ke warga, dan dikumpulkan lagike TPA (Tempat Pembuangan Awal. Sekarang) juga ada bank sampah. Di mana warga dihimbau dari pihak pegawai LH (Lingkungan Hidup) untuk mengelola sampah dengan baik. Dengan cara mengumpulkan sampah plastik (botol, minumankaleng, minuman gelas plastik) lalu ditimbang, dan bisamenghasilkan uang sesuai dengan hasil timbangan.
Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara (FPSA) diperintahkan olehPemprov DKI Jakarta untuk meringankan beban di TPS (TempatPembuangan Sementara) Bantargebang. Dikarenakanpenumpukan sampah semakin hari semakin meningkat. Menurutinformasi dari akun @dkijakarta, di Bantar Gebang ketinggiansampah sudah mencapai ketinggian 40 meter sehinggatumpukana tersebut sudah setara dengan ketinggian gedung 16 lantai.
Di pusat perbelanjaan atau mall, terutama di mall besar yang adadi Jakarta, mulai menyediakan mesin daur ulang botol plastik. Caranya adalah kita memasukkan botol plastik kedalam mesin, menunggu proses berapa banyak botol plastik yang dimasukkan, dan tinggal menunggu berapa hasil poin yang didapat dan bisamenghasilkan uang. Itu adalah contoh yang baik untuk mendaurulang sampah agar bisa digunakan lagi sampah plastik tersebut.
“Untuk mengurangi tumpukan sampah, bisa mengoptimalkanpemilahan sampah menjadi beberapa kategori. Sampah tidakhanya plastik, logam, kertas, bio, dan kaca, tetapi juga plastikdapat diklasifikasikan menjadi dua kategori besar, yakni sampahyang dapat didaur ulang dan sampah yang sulit didaur ulang(limbah sisa),” ujar Ulung pegawai dinas kebersihan.
Cara pengelolaan sampah di Indonesia yaitu, biasanya sampahorganik dan anorganik ituu dipisahkan dari sampah-sampahyang lainnya. Kalau sampah plastik, pastinya akan didaur ulanguntuk menjadi bahan yang bisa digunakan. Paling populer dansangat sederhana dengan melakukan 4R yaitu reduce, reuse, recycle, dan replace. Reduce adalah upaya untuk mengurangijumlah sampah yang kita hasilkan. Reuse adalah penggunaanbarang yang dapat/dapat digunakan kembali. Recycle ini tentangmendaur ulang/memproses barang-barang yang tidak terpakaidan menjadikannya berguna. Dan prinsip terakhir adalah replaceyang berarti mengganti barang sekali pakai dengan barang yang lebih tahan lama atau dapat digunakan kembali.
Sampah organik, pengelolaannya dengan cara untuk pupukkompos (pengomposan), belakangan ini ada alternatif solusipopuler baru, yaitu pemanfaatan sampah organik untuk bahanpangan maggot.
Nama kelompok:
Aulia Febriyanthy (193516516444)
Chika Azrilla (193516516457)
Meisya Angelyana (193516516469)
Komentar
Posting Komentar